Selasa, 08 Desember 2015

Merak Jingga

Rasa Suka hadir tanpa disangka .
rasa kagum ada disaat yang tak tepat .
rasa cinta muncul ketika hati ini sedang goyah .
rasa ketertarikan ini sulit kubedakan .
Apakah ini cinta ? atau nafsu belaka ?

Berawal dari  ketidaksengajaan di awal semester baru , aku sedang mencari jadwal kuliah ku didalam tas . sebelumnya aku baru kembali dari perpustakaan , meminjam 2 buah buku yang tebalnya tak tertahankan . dari lantai 2 perpustakaan aku merogoh dalam tas biru dongkerku , sambil berjalan ke lantai 4 tanpa focus melihat lorong lorong kelas yang kujalani . “ ah ! dimanasih jadwalnya ini! Kayaknya aku letak didalam deh!” pikiran ku berkecamuk , marah kesal capek dongkol , semua jadi satu . tanpa berhenti aku tetap merogoh dalam tas biru dongkerku .

Setelah sampai dilantai 4 akhirnya selebaran jadwal tak penting itu ku temui . “yap ini dia!” bangga ku dalam hati . ketika aku masih memegang erat buku dan memperbaiki letak tas sandangku , tiba tiba aku tak sengaja melihat lelaki yang.. ah .. sudahlah pikirku . mungkin dia temen baruku nanti dikelas atau anak ruang sebelah kelasku. Tapi.. kenapa seperti aku pernah mengenalnya? tapi? Dimana? Seperti pernah kualami .. dalam mimpikah ? apa ini disebut de javu

Ah sudahlah .. yang penting aku sudah sampai dikelas baru ku. Ya Akuntansi biaya .. pelajaran baru disemester baru. pelajaran baru yang membuat aku bisa kenal dengan dia. aku mencoba biasa dan beradaptasi dengan ini ..
Ketika dia masuk kelas dengan tenangnya. Deg! Jantungku berdebar tanpa alasan ..
Aku mencoba tak peduli, aku mencoba tetap tenang, walau hati ini berkecamuk .. rasa suka muncul tiba tiba, aneh pikirku tapi nikmat rasanya ..
Ternyata lelaki yang kulewati didepan kelas tadi adalah mahasiswa satu ruangan ku ! tak sengaja senyum terukir dibingkai mulutku. Oh Tuhan .. apa ini ? It’s My First Sight ? cinta pandangan pertama ? masih adakah itu ? aku tak percaya.
Perjumpaan itu mengantarkan aku kedalam jurang yang tak tau harus kusebut apa jurang itu. Suka? Sayang? Cinta ? haha .. baru sekali jumpa kok ya langsung suka .
Sejak saat itu, aku jadi secret admirernya. Ya! pengagum rahasia .

Dia gak sok ganteng .. dia manis
Dia gak sok kaya .. dia sederhana
Dia gak banyak gaya .. dia apa adanya ..
Dia tidak seperti banyaknya lelaki disekitarku .. yang banyak gaya, kemana mana pakai parfum satu drum, kemana mana pegang smartphone, dia beda! Beda.
Sebulan setelah aku mengenalnya dalam hati. sebulan aku menahan sesak rindu membatin didada , aku tak tau namanya, aku tak tau dia siapa.  Aku berusaha mencari tahunya . kutelusuri daftar hadir didepan kelas Ruang G – 403. Ku cari semua nama pria di daftar itu . aku foto dan setelah itu aku cari satu per satu nama itu di kolom search akun facebook ku .. haha .. separah itu aku tergila gila karna pandangan pertama .
 Tuhan .. dosakah aku ?

Tak lama berselang , aku mencoba mencari satu per satu akun dan  DOORRR!!! Ketemu ! Aku lihat profil picturenya, dan kubaca dengan tenang nama panjangnya  dan kuukir namanya di sisa kepingan hatiku yang masih tersisa.
Merak .. inisialnya kupermudah dengan sebutan Merak.. Merak Jingga..  dilangit sore yang hampir gelap, dilangit sore yang berwarna jingga, kutemui Merak hatiku,  Merak Jinggaku ..
Setiap kami sekelas , aku selalu menikmati air wajahnya,  senyumnya, tingkah lakunya .. ah merakku , ketahuilah rasaku .

Suatu ketika kami berjumpa ditangga mushola, dia melihatku, dia tersenyum ramah. Dengan kemeja panjang hitam, dia melewatiku dan tersenyum .. ah merakku .. lagi lagi kau membuatku berdosa! berdosa karna rasa terpendam ini. Dan setelah perjumpaan kilat itu,  aku bersemangat untuk sholat maghrib tepat waktu dimushola kampusku . ah Tuhan .. bagaimana ini ? rasa ini ? aku bersemangat karna nafsu atau cinta ?

Berbulan bulan aku selalu diam diam  mencari dan menikmati air wajahnya yang sederhana, yang tak pernah bosan ku pandang.  Dia yang selalu kutulis didalam diary kecilku. Dia yang kusamarkan menjadi merak. Merak yang kelihatannya sederhana, tetapi ketika dia bahagia , berkembang sayap indah dibelakang punggungnya . Dia yang selalu terlihat sederhana dan selalu mengembangkan senyum indah ketika kami bertemu .. ah merakku ,, merak jinggaku .. kuingin kau tahu ,, disini ada wanita bodoh yang sedang mengagumimu ..

Hari rabu tepat dimana aku sedang sendirian ,, melamun menikmati indahnya matahari tenggelam didalam kesunyian ,.. aku berkutat dalam diam .. aku pasrah .. aku melihat dia dekat dengan seonggok wanita lain yang tak pernah ku kenal.. aku kecewa .. aku marah .. aku kesal dan aku dongkol .. kenapa dia bersama wanita lain ? pantas dia tak pernah mencoba mendekatiku .. dia tak salah .. aku yang salah .. aku yang tak pernah bisa mengendalikan nafsu cinta yang liar ini .. maafkan aku merak .. maafkan aku sudah mengagumimu dalam diam .. mungkin kau bukan jodohku ,. tapi aku percaya .. aku tetap percaya Tuhan telah memiliki dan membuat scenario terindah buatku ..

" Merak .. merak jinggaku .. ijinkan aku tetap mengagumimu dalam diam .. ijinkan aku tetap menjadi pengagum rahasiamu .. ijinkan aku menyayangimu .. merak .. merak jinggaku ,, jangan tinggalkan aku .. jangan pernah tinggalkan aku .. selalu tetap disisiku .. walau hanya dalam mimpi indahku .."




Tidak ada komentar:

Posting Komentar